Dispar Kalsel Monitoring Racah Mampulang, Desa Balida Siap Jadi Destinasi Unggulan Berbasis Desa
- Feb 12, 2026
- admin
- Wisata
Balida – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan monitoring ke objek wisata Racah Mampulang, Desa Balida, pada Rabu (11/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan pengelolaan serta potensi pengembangan destinasi wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat desa tersebut.
Rombongan dari Dinas Pariwisata disambut oleh Pemerintah Desa Balida bersama pengelola wisata dan perwakilan masyarakat setempat. Dalam kegiatan tersebut, tim monitoring meninjau berbagai fasilitas yang ada, mulai dari akses masuk, area parkir, spot swafoto, gazebo, kebersihan lingkungan, hingga sarana pendukung lainnya.
Monitoring ini merupakan bagian dari upaya evaluasi rutin pemerintah provinsi terhadap destinasi wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Peninjauan difokuskan pada aspek sarana dan prasarana, pelayanan kepada pengunjung, standar kebersihan, keamanan, serta inovasi yang telah dilakukan oleh pengelola wisata.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan apresiasi atas perkembangan Racah Mampulang yang dinilai cukup signifikan. Selain memiliki daya tarik alam yang asri dan suasana yang nyaman, pengelolaan yang melibatkan masyarakat desa juga menjadi nilai tambah tersendiri.
“Racah Mampulang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Pengelolaan berbasis masyarakat seperti ini sangat positif karena mampu meningkatkan perekonomian desa sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujar salah satu perwakilan tim monitoring.
Racah Mampulang sendiri dikenal sebagai destinasi wisata alam yang menawarkan panorama hijau, suasana sejuk, serta berbagai spot menarik untuk bersantai bersama keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir, objek wisata ini mulai diminati tidak hanya oleh warga sekitar, tetapi juga pengunjung dari luar daerah.
Kepala Desa Balida menyampaikan bahwa kunjungan monitoring ini menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah desa dan pengelola wisata untuk terus melakukan pembenahan. Ia berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah provinsi, baik dalam bentuk pembinaan, promosi, maupun peningkatan fasilitas.
“Kunjungan ini menjadi semangat baru bagi kami. Kami ingin Racah Mampulang terus berkembang, tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ikon wisata desa yang membanggakan,” ujarnya.
Pemerintah Desa Balida juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kebersihan, serta menghadirkan inovasi-inovasi baru agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan Racah Mampulang dapat terus berbenah dan berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di tingkat kabupaten maupun provinsi. Sinergi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan pariwisata desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.