Desa Balida Hadiri Advokasi Intervensi Keamanan Pangan, Dukung Program Nasional Desa Pangan Aman
- Mar 10, 2026
- Admin KIM Racah Mampulang
- Pemerintah Desa
Balangan – Pemerintah Desa Balida menghadiri kegiatan Advokasi Intervensi Keamanan Pangan yang dilaksanakan oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Tabalong bersama Pemerintah Kabupaten Balangan, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan. Acara digelar di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan.
Desa Balida menjadi salah satu desa yang disasar sebagai Desa Pangan Aman, sehingga Kepala Desa dan Sekretaris Desa Balida turut hadir bersama calon Kader Keamanan Pangan dalam kegiatan tersebut.
Advokasi dibuka oleh Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, yang menyampaikan apresiasi kepada BPOM RI melalui Balai POM di Tabalong atas dukungan terhadap penguatan keamanan pangan di Kabupaten Balangan.
“Melalui tiga program nasional ini, kita ingin generasi muda terhindar dari pangan berbahaya agar dapat tumbuh sehat dan produktif di masa depan,” ujarnya.
Ia berharap Kabupaten Balangan dapat menjadi daerah dengan masyarakat yang sehat, pangan yang aman, serta kualitas hidup yang semakin meningkat.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Tabalong, Taufiqurrohman, menjelaskan bahwa desa, pasar, dan sekolah merupakan pilar penting dalam perekonomian sekaligus ruang interaksi masyarakat yang memiliki potensi risiko keamanan pangan apabila tidak dikelola dengan baik.
Ia menyampaikan bahwa seluruh hasil kegiatan advokasi akan direkap sebagai data dukung menuju kabupaten/kota pangan aman. Selain itu, pasca advokasi, Balai POM akan membentuk dan membekali Kader Keamanan Pangan di Desa Balida.
“Kader nantinya akan dibekali pengetahuan dan keterampilan, termasuk cara mendeteksi pangan berbahaya, sehingga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungannya,” jelasnya.
Kepala Desa Balida, Sahridin, menyambut baik kegiatan advokasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas dan keamanan pangan di desa.
Menurutnya, dengan adanya pembinaan dan pendampingan dari Balai POM, Desa Balida semakin siap menjadi desa percontohan dalam penerapan standar keamanan pangan, khususnya pada produk kuliner tradisional dan aktivitas pasar desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa Balida dapat terus berbenah dan menjadi contoh desa yang mampu menjamin keamanan pangan bagi masyarakat maupun pengunjung.